Bitcoin Drop lagi Dan Xi Jinping Makin Galak Ke Penambang

Bitcoin Drop lagi Dan Xi Jinping Makin Galak Ke Penambang

SitusTeknologi.com – Kini mata uang digital, yaitu Bitcoin yang kembali ambles pada perdagangan pada hari Senin (21/6/2022) sore waktu Indonesia.

Hal tersebut disusul dengan adanya laporan bahwa pemerintah China di bawah presiden Xi Jinping yang telah mengintensifkan tindakan kerasnya terhadap penambangan uang kripto.

Dan berdasarkan data dari Investing pada pukul 16:41 WIB, harga Bitcoin yang pada hari ini, masih sempat berada pada level U$$ 36.000 harga perkoinnya.

Pada sore hari ini tercatat ambles 5,45% pada level harga U$$ 33.060 per koinnya, atau setara dengan Rp 477.069.814 per koinnya.

Sementara saingan yang lebih kecil seperti halnya Ethereum dan Ripple juga jatuh, hingga masing-masingnya pun ambruk pada 8% dan 7%.

Dan banyak sekali pertambangan di Sichuan ditutup pada hari Minggu (20/6/2022) kemarin, hal tersebut pun karena setelah pihak berwenang di provinsi barat daya China pemerintahnya menghentikan penembangan kripto.

Dan lebih dari 90% kapasitas penambangan Bitcoin China yang diperkirakan akan ditutup dengan keputusan tersebut.

Tidak hanya itu saja, Bloomberg dan Reuters juga melaporkan perpindahan dari otoritas Sichuan. pemerintahan dan penambangan di Sichuan yang mengikuti perkembangan serupa di wilayah mangola dalam dan Yunani China.

Dan serta seruan dan beijing untuk melarang penambangan kripto di tengah kekhwatiran atas konsumsi energinya yang sangat besar.

Hal ini pun tampaknya telah menyebabkan penurunan yang signifikan dalam tingkat hash Bitcoin, yang telah turun tajam pada bulan lalu.

Dan menurut data dari Blockchain.com. Yang diperkirakan 65% penembangan Bitcoin global yang dilakukan di China.

Ini sebagai informasi, Hash rate merupakan salah satu istilah populer si aset kripto, yang biasanya menggambarkan tinggkat kecepatan penembangan dalam menambang aset kripto.

Adaun nilai hash rate bisa naik dan turun, tergantung kesulitan tebak-tebakan tersebut di penambangan kripto.

tidak hanya itu, jaringan Bircoin tergolong terdesentralisasi, tidak ada pihak pusat atu kjuga perantara untuk menyetujui transaksi atau menghasilkan koin kripto.

Dan sebaliknya, blockchain nya yang dikelola oleh penembangan yang berlomba untuk memecahkan alogritma kompleks dengan menggunakan komputer yang dibuat ksusus untuk memvalidasi transaksi. siapa pun yang memenangkan perlombaan itu dihargai dengan Bitcoin.

Selengkapnya….

Sumber: Cnbcindonesia.com.

You May Also Like

About the Author: Pijay

Leave a Reply

Your email address will not be published.